Gambar cover One Piece chapter 786 : Luffy sedang bertarung dengan Law. Sepertinya sedang memperebutkanmakanan. Seekor monyet telah terpotong oleh Law. Luffy dan si monyet sama-sama menggenggam roti.

Luffy menyerang dengan segenap tenaganya. kekuatan serangannya meledak-ledak!!!
Doflamingo yang terkena pukulan Luffy, terhempas dan menabrak sebuah bukit. Suasana hening sesaat.
“Do…”
“Doflamingo…”
“Hufff.. huff…” Luffy sepertinya kelelahan setelah melancarkan serangan ke Doflamingo.
Sorak sorai penduduk Dressrosa.
“Dia berhasil!!!”
“Manusia karet!!!”
“Bukan… raja Riku bilang… dia adalah bajak laut…”
“Mugiwara Luffy!!!” teriak penduduk Dressrosa
“Dia terlihat lebih bulat dan menakutkan dibanding di poster!!! apa itu benar-benar dia?” tanya seseorang agak meragukan
“Huff… huff… wheeze… eh? benar kok” jawab Luffy
“Tapi kudengar, tingginya sekitar 8 meter. Dia kan cuma sekitar 4 meter” kata penduduk yang lain.
“Hei, kenapa kau masih memantul?” tanya seseorang heran
“Sudah cukup… tidak…”
Sementara itu disisi lainnya.
“Uwah, suara apa itu Viola?” tanya Usopp
“Apa yang barusan Mugiwara?” kata Viola
“Dia menang…”
“Benarkah???”
Raja Riku menyaksikan dari kejauhan dan hanya diam tanpa komentar. Di taman bunga matahari tempat Cavendish dan Law yang masih terbaring.
“Sungguh kekuatan yang dahsyat. Mustahil Doflamingo bisa selamat dari serangan seperti itu!!!” kata Cavendish
“Huff… Coba lihat ke atas…” ucap Law
Kembali ke pusat kota, kerumunan penduduk Dressrosa yang sedang bergembira.
“Terserah deh!!! yang penting dia berhasil”
“Dia berhasil mengalahkan Doflamingo”
Luffy menengadah ke atas dan melihat sangkar burung yang belum juga hilang.
“Huff… Huff… gawat…” kata Luffy
“Eh?”
Penduduk Dressrosa pun ikut melihat ke atas dan menjadi ketakutan karena ternyata sangkar burungnya masih ada.
“AAAHHH!!! sangkar burungnya masih ada” teriak penduduk Dressrosa sambil berlari ketakutan
DONNNGGG
Doflamingo masih terdiam. Luffy segera terbang menuju Doflamingo untuk menyerangnya.
“Huff… Sekali lagi!!!” teriak Luffy
Luffy memasang kuda-kuda bersiap menyerang Doflamingo. Kedua tangan Luffy dilapisi oleh haki dan salah satu tangannya ditarik masuk. Penduduk Dressrosa terpana dan berharap kali ini Luffy benar-benar mengalahkan Doflamingo.
“Gomu gomu no!!!”
Luffy terbang menuju Doflamingo. Namun, belum sempat sampai ke Doflamingo…
SYUUUUTTT…
Luffy kehilangan hakinya
BRUAKKK…
dan menabrak bukit lalu terjatuh. Luffy kehabisan tenaga, GEAR 4 sudah mencapai batasnya. Penduduk Dressrosa keheranan.
“Eh???”
“Oi, Ada apa?”
“Mugiwara Luffy!!!”
Luffy terkapar di tanah.
Jesus Burgess yang sejak tadi mengawasi Luffy dari kejauhan tertawa girang.
“Weehahahahah!!!”
Kemudian melompat, bergegas menuju tempat Luffy. Cavendish menyadari bahwa yang melompat adalah Jesus Burgess.
“Mugiwara sudah sekarat” ucap Jesus
“Tunggu aku disana. Aku akan datang dan menghajarmu. Lalu buah gomu-gomu mu akan jadi milikku!!!”
“Jesus Burgess!!! Kenapa dia ada di atas sana?” kata Cavendish heran
Koala segera berlari.
“Apa-apan ini? Dia melompat turun dari atas sini”
Koala menghubungi Sabo lewat denden mushi
“Sabo-kun, kau bisa dengar?? halo!!!”
Jesus Burgess melompat dari ketinggian dan terus tertawa
“Weehahahahaha”
JREBBBB…
Jesus Burgess telah menginjakkan kakinya di tanah dan penduduk Dressrosa terkejut dengan kedatangan Jesus Burgess.
“Kyaa…”
“Woah!!!”
“Eeehhh!!! the Champion… Burgess!!!”
Sementara itu, ada sebagian penduduk Dressrosa yang masih meragukan Luffy.
“J… jangan mendekat!!!” ucap seseorang supaya menjauh dari Luffy
“Dia juga bajak laut”
“Kita tidak tahu apa yang ada dalam pikirannya”
“Tapi raja Riku bilang, orang ini adalah harapan kita”
“Aku masih tetap tidak bisa mempercayainya. Soalnya dia kan bajak laut”
Luffy berusaha untuk bangkit
“Oi… pertarungannya sudah selesai, kan?”
KRACK… KRACK… KRACK…
Terdengar bunyi retakan. Penduduk Dressrosa kaget
“Doflamingo… Dia…” ucap seseorang terbata-bata
BRUAK…
Bukit taman bunga retak dan hancur. Penduduk Dressrosa ketakutan.
“Aaaahhh!!!”
“Kyaaa!!!”
“Doflamingo masih hidup” teriak penduduk Dressrosa
DONGGGG
Terlihat wajah Doflamingo dengan senyum sinisnya. Penduduk Dressrosa berhamburan, berlarian ketakutan karena Doflamingo bangkit lagi.
“Lari!!! menjauh dari pusat kota!!!”
“Pertarungannya masih belum selesai”
“Tapi…”
“Kita semua disini untuk menghindari sangkarnya kan?”
“Sudah tidak ada lagi jalan untuk kabur”
Luffy terengah-engah dan melihat ke arah Doflamingo. Doflamingo tampak berwajah serius dan sambil memegang perutnya.
BRUKKK…
Luffy pun terjatuh lagi. Doflamingo tersenyum lagi. Penduduk Dressrosa panik.
“Woah!!!!!”
“Dia… dia tak bisa bertarung lagi…”
“Jangan mendekatinya, atau kau akan terlibat pertarungan itu dan mati!!!”
“Menjauh dari bajak laut itu”
Luffy kelelahan dan kehabisan tenaga. Penduduk Dressrosa meningalkannya. Luffy berusaha bangkit dan ketika Luffy akan terjatuh lagi…
SETTT…
Seseorang memeganginya.
“Bajak laut… Topi jerami!!!” ucapnya sambil memegang tangan Luffy
Luffy setengah sadar dan tidak mengenali orang tersebut.
“Apa kau mengenaliku?” tanya orang tersebut
“Aku Gatz, pembawa acara yang ada di koloseum!!!”
“Kau gladiator yang misterius itu, kan Lucy???”
Orang tersebut bernama Gatz, sang pembawa acara di koloseum. Ia pun membayangkan saat masih di koloseum.
“Lucyyyy!!! aku suka pria ini!!! hahahahahhaha!!!”
“Huff… hufff… ya…” jawab Luffy
“Aku sudah yakin kau Lucy karena takkan mungkin ada pria kecil lainnya yang bisa bertarung sepertimu”
“Doflamingo datang… apa yang akan kau lakukan sekarang? Apa ada yang bisa ku bantu?”
“Aku butuh 10 menit…”
“Aku kehabisan semua haki-ku setelah menggunakan teknik gear 4…”
“Aku akan mengumpulkan tenaga tapi aku tak tahu apa yang akan Dofla lakukan dalam 10 menit…”
“Aku akan mengalahkannya dengan satu serangan lagi, tapi saat haki-ku sudah kembali…!!!”
“Dan dia akan berhenti mengendalikan kami?”
“Hei!!! kalau kami dapat mengulur waktu 10 menit…”
“Apa kau akan menyelamatkan kami dari sangkar burung ini?”
Doflamingo melayang untuk turun dan…
JREBBB… dia telah menjejakkan kakinya di tanah. Penduduk Dressrosa berlarian.
“AKU BERJANJI!!!” jawab Luffy penuh keyakinan
Gatz senang mendengar jawaban Luffy
“Baiklah!!!”
DONNNGGG…
Para petarung koloseum telah berkumpul untuk membantu Luffy mengulur waktu.
“Ayo kita ulur waktu selama 10 menit kawan-kawan!!!” teriak Gatz
“YeeaaaaHHH!!!” sahut para petarung serentak
“Mereka semua adalah petarung dari koloseum” kata Gatz pada Luffy
“…Mereka dulu sempat menyerangmu…”
“Maaf Lucy… uang hadiah dari Doflamingo membuat kami semua tidak dapat berfikir dengan jernih. Tak kusangka Doflamingo bisa terpojok seperti ini. Maafkan aku!!!” ucap salah seorang petarung
“Dan sebagai permintaan maaf, kami akan percaya padamu sekarang”
“Nyawa kami ada di tanganmu”
DOENGGG…
Para petarung sudah siap menghadapi Doflamingo. Doflamingo berjalan menghampiri mereka.
Gatz menggendong Luffy dan membawa Luffy pergi.
“Baiklah, sebagian dari kalian ikut denganku!!!” ucap Gatz
“Ya!!!” sahut beberapa petarung
Namun, tiba-tiba…
KRAK… KRAK… DUAAARRRR…
Jesus Burgess muncul membawa sebuah pisau.
“Weehahahahaha!!!”
“Matilah topi jerami!!!”
Gatz terkejut tiba-tiba Burgess datang
“Bur… Burgess!!!!”
Pisau Burgess sudah dekat dan bersiap menghunus Luffy. Tapi…
DRAP… DRAP… WUZZZHHH… SYUTTT…
Seseorang berlari dan…
DUAK…
Menendang Burgess. Dia adalah kakak angkat Luffy, Sabo. Sabo tersenyum pada Luffy.
“Sabo!!!” ucap Luffy
Bersambung Ke Chapter 787….

Link Diskusi : https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=10153256631523070&id=252119323069&substory_index=0

Iklan